Mekanisasi Pertanian || Apa Itu Mekanisasi Pertanian?
Mengakar.com - Mekanisasi Pertanian adalah cabang matakuliah wajib bagi para mahasiswa yang belajar pada fakultas pertanian. Pada Mata kuliah Mekanisasi pertanian kali ini, saya akan membahas seputar penggunaan alat mekanik yang membantu pada kegiatan pertanian. Berikut ini Pendahuluan Mekanisasi Pertanian, Apa Itu Mekanisasi Pertanian?
SAPTA TANI
Apakah temen-teman pertanian tahu Sapta Tani? Sapta Tani adalah 7 kegiatan pertanian yang dilakukan oleh para petani mulai dari penyiapan lahan hingga Pemasaran hasil panen kegiatan tani. Berikut ini, Sapta Tani:
- Penggunaan bibit unggul,
- Pengolahan tanah yg baik,
- Pemupukan yg tepat,
- Pengendalian hama/penyakit,
- Pengairan/irigasi.
- Pasca Panen
- Pemasaran
Jadi setiap sapta tani akan memiliki Mekanik yang butuhkan dalam mempercepat, mempermudah dan meringankan kegiatan pertanian.Oleh sebab itu, Pada Matakuliah Mekanisasi Pertanian kita akan membahas semua alat mekanik pada setiap Sapta Tani.
APA ITU MEKANISASI PERTANIAN?
Menurut (Prof. S.R.Verma, PAU) “Agricultural mechanization implies the use of various power sources and improved farm tools and equipment, with a view to reduce the drudgery of the human beings and draught animals, enhance the cropping intensity, precision and timeliness of efficiency of utilization of various crop inputs and reduce the losses at different stages of crop production.”
Yang diartikan “Mekanisasi pertanian menyiratkan penggunaan berbagai sumber daya dan peralatan dan peralatan pertanian yang lebih baik, dengan tujuan untuk mengurangi pekerjaan yang membosankan manusia dan hewan penarik, meningkatkan intensitas tanam, presisi dan ketepatan waktu efisiensi pemanfaatan berbagai input tanaman dan mengurangi kerugian pada berbagai tahap produksi tanaman."
Sehingga, Matakuliah Mekanisasi Pertanian dapat diartikan sebagai pengenalan dan penggunaan dari setiap bantuan yang bersifat mekanis untuk melangsungkan operasi pertanian.
APA YANG DILAKUKAN MEKANISASI PERTANIAN?
- Merencanakan hal yang praktis, solusi yang efisien untuk produksi, penyimpanan, transportasi, pengolahan dan pengemasan produk pertanian
- Menyelesaikan permasalahan yang berhubungan dengan sistem, proses dan mesin yang berhubungan dengan manusia, tanaman, hewan, mikroorganisme dan bahan biologi
- Mengembangkan solusi alternatif pengunaan produk pertanian, produk samping dan limbah serta sumber alam – tanah, air, udara dan energi
MEKANIKA APA YANG AKAN DIBAHAS?
- Teknik budidaya pertanian: menelaah persoalan kebutuhan tenaga dan alatuntuk budidaya pertanian
- Teknik tanah dan air: menelaah persoalan yang timbul dalam usaha menciptakan keadaan tanah dan air
- Lingkungan dan bangunan pertanian: menelaah masalah disain dan konstuksi bangunan pertanian
- Elektrifikasi pertanian: menelaah persoalan listrik untuk pertanian
- Teknik pengolahan hasil pertanian: menelaah persoalan penggunaan mesin – mesin dalam usaha menyiapkan hasil pertanian
- Teknik pengolahan pangan: menelaah persoalan penggunaan alat serta syarat – syarat yang diperlukan bagi suatu pengolahan pangan
- Instrumentasi dan perbengkelan: untuk penunjang dari semua kegiatan mekanisasi
Sejarah Mekanisasi Pertanian
- Sebelum abad 19: Perkakas Pertanian masih kasar. Setiap buruh tani hanya mampu menghasilkan pangan untuk mencukupi 5-6 orang
- 1920: Dengan peralatan yang ditarik kuda, seorang buruh tani mampu menunjang kehidupan 10 orang.
- 1955: dengan peralatan bertenaga modern, seorang petani mampu mencukupi pangan 18 orang.
- 1970-an: Setiap petani mampu mencukupi pangan lebih dari 55 orang
- Sebelum abad 20: untuk memanen 1 acre (4000m2) gandum diperlukan waktu 56 jam.
- Dengan menggunakan bajak yang ditarik hewan, butuh waktu hampir 10 jam untuk 1 acre; hanya 3 jam dengan menggunakan traktor untuk luasan yang sama.
Revolusi Mekanika Pertanian
Tahap I (Prasejarah): Hand tool technology
Tahap II: Draft animal power application
Tahap III: Stationary Power Substitution
Tahap IV: Motive Power Substitution
Tahap V: Human Control Substitution
Tahap VI: Adaptation of Cropping Practices
Tahap VII: Farming System Adaptation
Tahap VIII : Plant Adaptation
Tahap IX : Automation in Agriculture
Kelebihan dan Kelemahan Mekanisasi Pertanian
Keuntungannya antara lain:
- Pekerjaan lebih cepat
- Mengurangi kebutuhan SDM
- Meningkatkan efisiensi pekerjaan
Kerugian:
- Membutuhkan sumber energi lebih misal penggunaan BBM meningkat
- Jika tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkan polusi
- Mengurangi lapangan pekerjaan di level buruh
Posting Komentar untuk "Mekanisasi Pertanian || Apa Itu Mekanisasi Pertanian?"